Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kereta Maglev bisa mengambang diatas rel. Kok bisa!?

sibyan.net - Bepergian menggunakan Kereta tentu sangat mengasyikkan karena dengan harga yang lebih terjangkau serta waktu yang dibutuhkan sangatlah efisien dibandingkan dengan transportasi darat lain. Ada bermacam-macam jenis kereta yang ada didunia ini mulai dari kereta dengan kecepatan standar sampai dengan kereta yang mempunyai kecepatan luar biasa. Tidak hanya kecepatan saja, beberapa negara didunia sudah mengembangkan kereta yang bisa melayang diatas relnya, namanya Kereta Maglev.

Kereta Maglev

Kereta Maglev merupakan nama lain dari Kereta Magnetically Levitated atau Kereta mengambang oleh gaya magnet. Prinsip kerja dari Kereta Maglev ini yaitu dengan mendorong kereta dengan gaya magnet sehingga kereta dapat melayang sampai 10 mm diatas permukaan tanah.

Dengan cara kerja seperti ini, kereta dapat mengurangi gesekan dengan rel dan gaya dorong yang ditimbulkan semakin meningkat sehingga Kereta Maglev dapat melaju dengan kecepatan sampai 600 KM/jam. Keren banget kan, dengan kecepatan seperti itu pastinya tidak akan ada penumpang kereta yang berani duduk diatas gerbong seperti yang kerap kerap terjadi.

Desain pada kereta ini berbeda dengan kereta pada umumnya, desainya lebih kompleks mulai dari bagian depan yang dibuat moncong panjang untuk menstabilkan udara yang menabrak kereta pada saat melaju. Beratnya pun disesuaikan dengan yang dibutuhkan, karena mengingat pada saat gaya magnet mulai bekerja mengangkat kereta, dan kereta harus menjaga kestabilan pada saat diudara dan tetap pada jalur yang diinginkan.

Kereta Maglev ini sebenarnya tidak mengambang dari awal ketika melaju. Namun, kereta ini dapat mengambang apabila sudah mencapai kecepatan 150 KM/Jam dan akan terus mengambang sampai kecepatan diturunkan kembali yang membuat kereta berhenti dengan bagian roda kembali menyentuh relnya.

Baca juga : 5 Aplikasi Video Call terbaik yang bisa digunakan lebih dari 4 Orang

Yang pertama mengoperasikan kereta Maglev secara komersial adalah negara China tahun 2004. Kecepatan yang dimiliki baru mencapai 431 KM/jam dan ini adalah kereta komersial yang tercepat didunia pada saat itu. Negara Jepang juga ikut andil dalam mengembangkan kereta maglev ini, pada tahun 2015 perusahaan kereta Jepang yaitu Japan Railway berhasil membuat kereta maglev dan melakukan percobaan di jalur Eksperimental Yamanashi dengan memcahkan rekor kecepatan 603 KM/jam yang juga mengalahkan kereta sebelumnya yang bernama kereta Shinkansen.

Kemudian perusahaan kereta China pada tahun 2019 juga kembali pengembangkan prototipe kereta maglev baru dan melakukan percobaan dengan mencapai kecepatan 600 KM/jam. Tidak hanya negara China dan Jepang saja yang mengembangan kereta maglev ini, negara Jerman, Prancis dan Amerika juga saat ini sedang mengembangkan kereta super cepat ini.

Tidak menutup kemungkinan Indonesia dimasa depan juga akan mengembangkan kereta Maglev ini, kita optimis aja dulu. Karena menurut kabar, pemerintah juga sudah berencana akan membangun kereta cepat yang menghubungkan Jakarta Surabaya. Apabila ini terjadi, tentu akan banyak pengembangan-pengembangan lainnya dimasa depan termasuk kereta maglev ini.

Dengan kereta maglev ini, tentunya akan memudahkan kita dalam melakukan perjalanan semakin cepat. Lalu kenapa tidak semua negara mengembaangkannya?. Karena pembuatan kereta maglev membutuhkan biaya yang sangat mahal. Lebih mahal dari pada membuat kereta biasa. Apabila pembuatannya mahal, tentu harga pembelian tiketnya mahal juga. Karena mayoritas orang saat ini kebanyakan menginginkan yang murah, dari pada bikin kereta Maglev tapi gak laku. Mending bikin yang laku tapi terjangkau aja.

Tapi tidak berhenti disini, kita sebagai penikmat teknologi tentunya harus mendukung pengembangan-pengembangan yang dilakukan para ilmuan didunia untuk menciptakan teknologi baru. Semoga artikelnya bermanfaat.

Post a Comment for "Kereta Maglev bisa mengambang diatas rel. Kok bisa!?"