Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perangkat Wearable Mirip Asisten Pribadi untuk Memudahkan Pekerjaan

Pernahkah anda membayangkan mempunyai asisten robot canggih seperti Friday milik Tony Stark dalam film Avengers? Dengan hanya memakai kacamata dan kita dapat akses penuh ke semua sistem, dan tinggal mengatakan apa yang kita mau secara otomatis sistem akan menuruti yang diperintahkan. Seperti mencari rumah makan terdekat, memutar musik, atau mematikan lampu. Tentunya akan memudahkan kita dalam pekerjaan sehari-hari. Namun sayangnya itu hanya ada dalam sebuah film yang penuh dengan fiksi.

wearable asisten pribadi

Dalam dunia nyata ternyata ada juga teknologi seperi demikian, tetapi fungsinya belum secanggih yang ada didalam film. Teknologi yang ada didunia nyata ini namanya Wearable Device. Wearable Device memiliki banyak macam yang fungsinya berbeda-beda tergantung dari apa jenis alat atau kategori yang dipakainya. Pengetahuan tentang jenis Wearable dan contoh alatnya mungkin akan berguna untuk anda, maka dari itu simak artikel ini sampai akhir.

 Apa Itu Wearable Device?


Wearable Device adalah perangkat teknologi yang dapat dipadukan dengan berbagai macam akseoris yang sering dipakai sehari-hari. Seperti kalung, gelang, jam tangan, sepatu, kacamata dan aksesoris lainnya. Tidak semua wearable dipadukan dengan aksesoris yang sering dikenakan, ada juga beberapa wearable dengan inovasi produk terbarunya seperti VR Go Pro, smart balance wheel dan masih banyak lagi.

Umumnya, Wearable ini dipengaruhi oleh perkembangan smartphone yang semakin kesini semakin canggih, sehingga banyak perangkat wearable yang membutuhkan fungsi smartphone untuk mengaktifkan fiturnya. 

Perangkat Wearable sekarang ini sudah banyak diperkenalkan oleh vendor-vendor ternama dengan berbagai macam fungsi dan kenyamanan yang ditawarkan dalam penggunaannya untuk aktivitas sehari-hari. Karena wearable ini umumnya berbentuk aksesoris, selain terlihat trendi dalam segi penampilan fitur canggihnya dapat membantu mempermudah dalam pekerjaan sehari-hari.

Asal Mula Wearable Device


Kata Wearable mulai dikenal pada tahun 2010 dimana pada tahun tersebut Google sedang mengembangkan prototipe kacamata cerdas yang dinamakan Google Glass. Kemudian pada tahun 2013 Samsung mengeluarkan produk barunya juga yaitu jam tangan pintar yang dinamakan Samsung Gear. Beberapa perusahaan teknologi lainnya juga tidak kalah saing, seperti Motorola yang juga mengeluarkan produk barunya bernama Moto 360 yang menggunakan sistem operasi milik google bernama Android Wear. 

Beberapa tahun kemudian Apple juga memperkenalkan jam tangan pintarnya yang dinamakan Apple Watch dan menggunakan sistem operasi sendiri bernama WatchOS. Teknologi Wearable semakin canggih seiring perkembangan jaman dan sangat dihargai seluruh dunia. Salah satu Wearable device yang mendapat penghargaan yaitu HugShirt pada tahun 2004 sebelum nama wearable belum seterkenal saat ini. HugShirt adalah pakaian pintar yang dapat mentransmisikan sentuhan antar perangkat. Mendapat penghargaan di festival Cyber Art di Bilbao Spanyol.

Sensor yang Terdapat pada Wearable Device


Dalam sebuah perangkat teknologi tidak lepas dari perpaduan komponen yang saling berintegrasi membuat suatu pola jaringan sehingga perangkat tersebut dapat beroperasi secara penuh sesuai dengan yang dibutuhkan. Termasuk Wearbale ini, yang didalamnya terdapat beberapa komponen utama yang sangat dibutuhkan.

Accelerometer


Accelerometers merupakan suatu komponen sensor yang gunanya untuk menghitung kecepatan suatu benda yang bergerak baik yang berpindah tempat atau bergerak ditempat (bergetar). Accelerometer ini memiliki berbagai fungsi tergantung dengan perangkat yang sedang digunakannya. Seperti dalam penggunaan Handphone, accelerometer berfungsi sebagai shake control ketika akan mengubah tampilan layar yang semula vertikal menjadi horizontal atau memindahkan musik dengan hanya menggoyangkan handphone. Atau fungsi lainnya yaitu untuk menghitung langkah ketika berjalan atau berlari, fungsi ini biasanya terdapat pada smart watch atau sepatu pintar.

Gyroscope 


Gyroscope merupakan perangkat yang dapat melakukan deteksi terhadap perputaran suatu benda dan tetap mempertahankannya sehingga tetap stabil. Sensor ini hanya dapat berfungsi ketika ada Accelerometer. Pada Gyroscope terdapat alat yang bernama gyro sensor dimana fungisnya untuk menentukan orientasi gerak dengan bertumpu pada cakram yang bergerak dengan cepat pada sumbu. Kegunaan dari Gyroscope ini juga tergantung dengan apa yang sedang digunakan, misal dalam bermain game di smartphone ketika harus mengusap layar untuk melihat sekitar kita hanya perlu menggerakkan handphone nya. Atau dalam GPS untuk menentukan perputaran posisi kita.

Digital Compass


Digital compass mungkin tidak terdengar asing karena memang sering terdengar atau mungkin sering digunakan untuk menentukan arah. Digital compass berfungsi sebagai navigasi untuk mendeteksi medan magnet sehingga dapat menentukan arah keempat penjuru mata angin dengan petunjuk panah yang menyesuaikan dengan medan magnet bumi. Dengan adanya digital compass diharapkan pengguna wearable tidak tersesat ketika hendak bepergian dan tau arah tujuannya.

Global Positioning System (GPS)


GPS juga tidak terdengar asing lagi ditelinga masyarakat saat ini yang kemana-mana kebanyakan menggunakan GPS agar mudah dalam mengetahui rute yang akan dilalui. Jadi, GPS dalam wearable ini berfungsi untuk mengetahui posisi secara real time dimana posisi kita berada. 

Jenis Wearable Device Paling Sering Digunakan dalam Kehidupan Sehari-hari


Ada berbagai jenis Wearable Device yang saat ini digemari oleh masyarakat pada umumnya, hal ini membuat  para vendor teknologi berbahagia karena produknya bisa laku dan masyarakt pun senang dengan kehadiran teknologi ini yang dapat memudahkan pekerjaan. Apa aja sih jenis-jenisnya? Yuk simak dibawah ini.

Smartwatch


Smartwatch merupakan teknologi perangkat Wearable yang dikemas kedalam bentuk jam tangan pintar. Desainnya mirip jam tangan yang sering dipakai sehari-hari, ada yang kotak, bulat, ataupun persegi. Pengguna smartwatch dapat melihat waktu, notifikasi pesan yang masuk ke handphone, dan lain sebagainya. Smartwatch bisa dihubungkan ke smartphone menggunakan koneksi bluetooth. 

Smartwatch dipopulerkan di Indonesia pada tahun 2014 oleh pengguna smartphone atau tablet. Dengan desain yang elegan dan fungsi yang menarik sehingga banyak peminat yang bersedia menggunakannya. Di Indonesia sendiri sudah banyak smartwatch yang beredar dari berbagai merk terkenal seperti Samsung Galaxy Gear, Mi2, Sony Smartwatch dan lain sebagainya.

Smartbrand


Walaupun sama-sama dipakai ditangan smartbrand ini berbeda dengan smartwatch, dari segi desain sendiri smartbrand terlihat lebih ramping bahkan hampir mirip dengan gelang. Dan dari segi pasarnya pun berbeda. Fungsi utama dari perangkat wearable Smartbrand ini yaitu untuk pemantau kesehatan dan kebugaran penggunanya. Mulai dari mengukur jarak tempuh, monitoring jumlah kalori yang terbakar, detak jantung saat sedang beraktivitas sampai mengukur kuallitas tidur. 

Untuk melihat hasil pantauannya anda dapat menghubungkan smartbrand ini dengan smartphone dengan koneksi blutooth. Smartbrand ini juga dapat menerima notifikasi pesan yang masuk ke smatphone anda dan membacanya, namun tidak bisa membalas pesannya lewat smartbrand.

Smart Glasses


Smart Glasses ini merupakan kacamata pintar yang menggunakan teknologi Augmented Reality atau AR dalam sistemnya. Sehingga pengguna bisa melihat secara langsung animasi yang terdapat didalamnya. Beberapa fungsi dari smart Glasses ini yaitu membantu dalam navigasi arah, melakukan foto dengan kedipan mata, bermain game, memutar musik dan masih banyak lagi. Salah satu Smart Glasses yang terkenal yaitu Google glass.

Smart glasses ini di Indonesia sendiri masih jarang ditemui, mungkin hanya beberapa orang saja yang memilikinya. Namun, tidak menutup kemungkinan akan segera populer juga di Indonesia kalau kebutuhan akan smart glasses kian meningkat.

Smart Jewelry


Smart Jewelry merupakan perhiasan pintar yang mana desainnya mirip perhiasan yang sering dipakai oleh perempuan. Teknologi ini cocok untuk perempuan yang menyukai perhiasan yang dilengkapi dengan teknologi. Dengan Smart Jewelry ini, pengguna juga bisa menghubungkan ponselnya sehingga dapat melihat notifikasi pesan, mengontrol baterai, memutar musik dan lainnya.

Smart Shoes


Smart shoes merupakan teknologi sepatu pintar yang dapat mengontrol gerakan kaki sampai tingkat kebugaran selama pengguna memakai sepatu ini. Selain kecanggihan teknologinya smartshoes ini didesain dengan fashinable dan pastinya nyaman ketika digunakan. Smartshoes ini juga berfungsi untuk mengantarkan pengguna ke alamat tujuan dengan menggunakan GPS yang telah di setting sebelumnya dan memberikan getaran pada langkah kaki sebagai petunjuk jalan.

Smartshoes ini dapat mencatat langkah kaki, jumlah kalori yang dibakar dan memberi tahu berapa lama berjalan ketika menggunakan sepatu ini.

Virtual Reality


Teknologi ini memungkinkan penggunanya dapat berinteraksi dengan dunia maya yang telah disimulasikan, dan pengguna akan merasakan seolah-olah berada di dunia tersebut. Cara pemakaiana virtual reality ini mirip dengan smart glasses, dimana pemakaiannya seperti kacamata. Tetapi penggunaannya sangatlah jauh berbeda. VR ini cocok digunakan untuk bermain game. Perlengkapan yang terdapat pada VR ini antara lain headset, juga dalam beberapa merek dilengkapi dengan biometric sensor seperti pergelangan tanganatau jari.

Salah satu merek VR yang terkenal yaitu Oculus dengan nama produknya Oculus Rift. Ternyata, smartphone kita yang digunakan sehari-hari pun bisa dijadikan VR dengan bantuan Google Cardboard.

Smart Balance Wheel


Untuk Wearable jenis ini merupakan jenis werabel yang dapat digunakan untuk berkeliling dalam jarak yang tidak terlalu jauh. Smart Balance Wheel ini mirip seperti papan yang memiliki roda disamping kiri dan kanannya, pengguna dapat mengontrol pergerakannya dengan menggunakan kaki dan keseimbangan untuk menggerakan maju, mundur dan belok. 

Smart Balance Wheel dapat menahan beban sampai 100 kilogram dan menempuh kecepatan 10 km/jam serta menempuh jarak 20 kilometer. Daya yang digunakannya adalah baterai lithium yang dapat diisi ulang.

Go-Pro


Go-Pro merupakan kamera yang berukuran kecil dan ringan sehingga mudah dipakai. Alat ini dilengkapi dengan layar kecil, memori eksternal dan perlengkapan anti air. Go-Pro mampu merekam gambar dalam bentuk foto atau video. Bahkan bisa mengambil video berkualitas 4K dalam beberapa merknya.

Bisa juga dihubungkan ke ponsel untuk melihat hasil gambar atau video yang sudah diambilnya. Biasanya Go-Pro dilegkapi dengan beberapa aksesoris lainnya seperti helm khusus dan body holder. Tetapi perlengkapan ini dijual secara terpisah, jadi pengguna harus mengeluarkan kocek lagi jika ingin membeli aksesorisnya.

Quadcopter


Sekilas Quadcopter ini mirip dengan Drone yaitu pesawat tidak berawak yang dapat melaju di udara. Namun, Quadcopter ini memiliki perbedaan mendasar dalam karakteristiknya. Umumnya, quadcopter ini digunakan oleh para fotografer untuk mengambil gambar dari udara. Quadcopter memiliki 4 lengan dimana masing-masing lengannya dilengkapi dengan baling-baling. 

Dimana baling-baling tersebut akan berputar searah jarum jam dan sepasang lainnya berputar melawan jarum jam. Sehingga membuat quadcopter ini seperti helikopter yang stabil ketika berada di udara. Oleh karena itu para fotografer sering mengambil gambar dengan alat ini.

Kesimpulan


Kegunaan Wearable Device pada dasarnya untuk memudahkan pekerjaan manusia layaknya seorang asisten pribadi. Teknologi ini merupakan teknologi pintar selain smartphone dan pengunaannya sangatlah praktis, oleh karenanya perangkat wearable dibuat kecil agar lebih mudah dibawa kemana-mana. Penggunaan teknologi canggih tidak terlepas dari ancaman penjahat cyber atau sejenisnya. Oleh karena itu kita harus bijak dalam menggunakan teknologi dimanapun kita berada.

Post a Comment for "Perangkat Wearable Mirip Asisten Pribadi untuk Memudahkan Pekerjaan"